PALU, TRUE STORY – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah periode 2025–2028 mulai resmi menjalankan tugasnya sehari setelah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Senin (4/8).
Pada hari pertama berkantor, Selasa (5/8), mereka langsung menerima kunjungan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penempatan mahasiswa untuk program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Rombongan UIN Datokarama dipimpin oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Adam, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Mokh. Ulil Hidayat, Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta seorang dosen pendamping.
Sebanyak 10 mahasiswa dan mahasiswi dari jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam akan menjalani PPL di KPID Sulawesi Tengah selama satu bulan, dan akan ditempatkan pada Bidang Pengawasan Isi Siaran.
“Kami menitipkan anak-anak kami. Kami serahkan tanggung jawab ini kepada teman-teman komisioner,” ujar Dekan Adam saat menyerahkan para mahasiswa secara simbolis kepada pihak KPID.
Ketua KPID Sulteng, Andi Kaimuddin, menyambut baik kehadiran mahasiswa magang tersebut. Ia menyatakan bahwa lembaganya terbuka terhadap kolaborasi dengan institusi pendidikan, khususnya dalam bidang pengawasan dan pengembangan penyiaran.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa memanfaatkan waktu selama PPL dengan baik. Semoga pengalaman ini memberi wawasan praktis tentang dunia penyiaran dan regulasi media di lapangan,” ujar Andi.
Program PPL ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga membuka ruang sinergi antara dunia akademik dan lembaga penyiaran dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan penyiaran di Sulawesi Tengah.