SIGI, TRUE STORY – Ketua DPRD Sulawesi Tengah melalui Anggota Komisi III, Ir. H. Musliman, MM, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan pilar utama kehidupan masyarakat. Ia menyebut para petani sebagai pahlawan pangan yang telah berjuang menjaga ketahanan daerah maupun bangsa.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petani Kabupaten Sigi. Keberhasilan panen ini merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak yang bersama-sama memastikan pertanian tetap berjalan,” ujar Musliman saat membacakan sambutan Ketua DPRD Sulteng dalam Panen Raya di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kamis (4/9).
Acara tersebut dihadiri Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan Sianipar, sejumlah pejabat teknis, serta tokoh masyarakat. Hadir pula Anggota DPRD Sulteng dari Dapil Donggala-Sigi, Hendri Kusuma Muhidin, SE.
Musliman menekankan momentum panen raya sebagai pengingat bahwa sektor pertanian harus terus diperkuat. DPRD Sulteng, katanya, berkomitmen mendukung program pembangunan pertanian, baik penyediaan sarana produksi, irigasi, akses pasar, maupun peningkatan kapasitas petani.
“Kami percaya dengan kebijakan yang tepat, pertanian di Sigi dan Sulteng akan semakin maju serta memberi kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya.
Fokus Pertanian dan Tantangan di Sigi
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos, M.Si, menjelaskan dari total 1.609 hektare sawah, sebanyak 500 hektare telah dipanen, sementara sisanya lebih dari 1.000 hektare akan menyusul pada Senin mendatang.
“Fokus utama Sigi adalah pertanian dan pariwisata. Kami bertekad menjadi kabupaten pertanian sejati karena tidak memiliki laut,” katanya.
Rizal menambahkan, varietas padi yang sempat rentan hama dapat diatasi dengan strategi tanam serempak. Dengan ketersediaan air yang mencukupi, sembilan hingga sepuluh kelompok tani bahkan bisa melakukan panen tiga kali dalam setahun.
Namun, ia juga menyampaikan aspirasi petani terkait kekurangan alat dan mesin pertanian (alsintan), regulasi pembelian pupuk, serta perlunya subsidi untuk asuransi pertanian.
Dukungan Pemerintah Pusat dan Pemprov
Dukungan untuk petani Sigi juga datang dari Kementerian Pertanian. Dirjen Tanaman Pangan menyatakan pemerintah pusat siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan yang diajukan pemerintah daerah.
Sementara itu, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, langsung menanggapi aspirasi petani dengan mengumumkan bantuan melalui program “Berani Makmur 2025”. Bantuan tersebut meliputi:
- Pemberdayaan petani miskin untuk 375 KK.
- Pemanfaatan pekarangan untuk pemenuhan gizi keluarga petani miskin berisiko stunting bagi 190 KK.
- Bantuan benih padi tanaman pangan dan pemberdayaan penangkar.
- Bantuan alsintan berupa 3 unit combine harvester, 10 unit harvester, dan 20 unit traktor.
- Program cetak sawah baru seluas 1.600 hektare.
- Bantuan infrastruktur jalan.
“Bantuan dari Gubernur hari ini adalah langkah positif yang akan kami kawal realisasinya,” kata Musliman menutup sambutannya.