Palu,truestory.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tancap gas mempercepat penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD GRK). Langkah ini ditegaskan dalam konsultasi publik dokumen strategis tersebut yang resmi dibuka Sekretaris Provinsi Sulteng, Dr. Novalina, di Hotel Swiss-Belhotel, Senin (6/4/2026).
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Novalina menegaskan bahwa perubahan iklim kini bukan lagi ancaman masa depan, melainkan tantangan nyata yang harus dijawab dengan kebijakan konkret dan terarah.
Ia menyebut pembangunan rendah karbon sebagai arah utama pembangunan daerah ke depan.
“Pembangunan rendah karbon bukan sekadar program lingkungan hidup, tapi menjadi tujuan besar kita untuk memastikan keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.
Meski Sulawesi Tengah mencatat capaian penurunan emisi sebesar 24,93 persen pada 2024, angka tersebut masih berada di bawah target 27,3 persen.
Kondisi ini dinilai sebagai sinyal kuat untuk mempercepat langkah dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Ini bukan alasan untuk berkecil hati, melainkan undangan untuk bekerja lebih keras dan lebih bersinergi,” ujar Novalina.
Ia menambahkan, dokumen RAD GRK nantinya akan menjadi peta jalan operasional bagi seluruh sektor dalam menekan emisi, mulai dari energi, kehutanan dan lahan, pertanian, hingga industri dan pengelolaan limbah. Selain itu, sektor ekosistem karbon biru juga menjadi fokus penting dalam strategi tersebut.
Tak hanya itu, RAD GRK juga akan menjadi acuan dalam mengakses dukungan pendanaan internasional melalui skema Result Based Payment REDD+.
Menurut Novalina, kepercayaan mitra global sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan dan konsistensi implementasi di lapangan.
Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta dari unsur pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil yang memberikan berbagai masukan guna menyempurnakan dokumen RAD GRK.
Dengan langkah ini, Pemprov Sulteng berharap mampu mempercepat pencapaian target penurunan emisi sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.