PALU, TRUE STORY – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Polres jajaran akan menggelar Operasi Kepolisian dengan sandi “Zebra Tinombala 2023”. Operasi ini akan digelar selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 4 September hingga 17 September 2023.
Untuk memastikan kesiapan personel, menyamakan persepsi dan pola tindak personel serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, Polda Sulteng menggelar latihan pra operasi (latpraops) di Rupatama Polda Sulteng, Kamis (31/8/2023).
Pembukaan latpraops dipimpin oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko. Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho, yang dibacakan Wakapolda, mengatakan bahwa Operasi Zebra Tinombala 2023 bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, meminimalisir jumlah korban kecelakaan serta mengajak masyarakat tertib dan disiplin dalam berlalu lintas.
“Operasi Zebra tahun ini, lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif serta penegakkan hukum yaitu dengan cara tilang elektronik dan tindakan teguran,” tegas Kapolda.
Kapolda Sulteng juga meminta kepada masing-masing Kasatgas agar lebih kreatif dan inovatif, sehingga tujuan operasi ini bisa tercapai. Ia juga berpesan, personel yang terlibat operasi melakukan tindakan diluar prosedur dan melakukan kegiatan dengan humanis, tulus serta ikhlas sehingga pelaksanaan operasi dapat lebih optimal.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan bahwa sebanyak 728 personel akan dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2023. Ia berharap kepada masyarakat Sulawesi Tengah untuk mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala dengan menjadi masyarakat lalulintas yang patuh dan tertib dalam berlalu lintas di jalan raya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.