,.id — Kanker bukanlah akhir dari segalanya. Pesan penuh harapan itu disampaikan Wakil Gubernur , dr. Reny A. Lamadjido, saat memperingati World Cancer Day di halaman Kantor Wali , Sabtu (7/2/2026), di hadapan para penyintas, tenaga medis, dan keluarga pejuang kanker.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan semangat bagi para pasien, penyintas kanker, keluarga, dan tenaga kesehatan.

Dalam sambutannya, dr. Reny menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para dokter serta tenaga medis yang selama ini mendampingi pasien kanker dengan penuh dedikasi dan empati. Menurutnya, peran tenaga kesehatan tidak hanya sebatas tindakan medis, tetapi juga menghadirkan harapan dan kekuatan mental bagi pasien.

“Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan dokter dan tenaga medis yang dengan tulus mendampingi saudara-saudara kita yang berjuang melawan kanker. Tanpa dedikasi mereka, pelayanan ini tentu tidak akan berjalan optimal,” ujar dr. Reny.

Ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan kanker tidak hanya ditentukan oleh pengobatan, tetapi juga kepatuhan pasien terhadap anjuran dokter, ketenangan batin, serta dukungan penuh dari keluarga terdekat.

“Jangan pernah takut dan jangan kehilangan semangat. Kanker bukan akhir dari segalanya. Semangat hidup, niat yang baik, dan dukungan keluarga adalah kunci utama. Jika kita semangat, insyaallah hasilnya juga akan baik,” tuturnya dengan penuh empati.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kanker. Saat ini, layanan operasi hingga kemoterapi telah ditangani oleh tenaga medis yang kompeten dan didukung melalui pembiayaan Program Berani Sehat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Pelayanan kanker terus kita tingkatkan, termasuk kemoterapi yang ditanggung melalui Program Berani Sehat. Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tegasnya.

Peringatan World Cancer Day ini turut diisi dengan testimoni para penyintas kanker yang membagikan kisah inspiratif perjuangan mereka. Kehadiran para penyintas menjadi bukti bahwa dengan penanganan yang tepat dan dukungan yang kuat, kanker dapat dihadapi dengan optimisme.

Kegiatan tersebut juga dihadiri dokter spesialis bedah onkologi dr. Yusfitaria Alvina, Sp.B Subsp.Onk(K), para penyintas kanker, serta tenaga medis, dalam suasana penuh kehangatan dan semangat juang.