oleh

Pertama di Indonesia, Lebih 20 Ribu Petani di Morowali Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Truestory– Kurang lebih 20.700 jiwa di Kabupaten boleh bernafas lega setelah dilakukannya penandatangan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Ketenagakerjaan.

Penandatanganan ini dilakukan Kamis (12/5) pagi dihalaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morowali dalam rangkaian acara Halal Bi Halal yang dihadiri seluruh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Kelompok Tani se-Kabupaten Morowali, Kepala Ketenagakerjaan , Kepala Morowali, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi , serta Bupati Morowali bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat Bungku Tengah, pejabat eselon II, III, dan IV, serta tokoh masyarakat Kabupaten Morowali.

“Alhamdulillah hari ini kita akan melakukan penandatanganan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati, yang telah memberikan atensi besar di bidang pertanian, yang diwujudkan dengan banyaknya bantuan kepada para , sehingga meringankan beban biaya produksi” kata Andi Irman.

Untuk launching penyerahan BPJS Ketenagakerjaan kepada para petani, lanjut Andi Irman, rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia.

“Jika tidak ada halangan, Insyaa Allah pada lounching penyerahan BPJS Ketenagakerjaan nanti, Bapak Menteri Pertanian akan datang langsung ke Morowali, semoga ini semua bisa terlaksana” ungkapnya.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan, untuk jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Kabupaten Morowali adalah yang terbesar dan terbanyak se-Sulawesi Tengah, dan pertama di Indonesia dimana dalam pendaftaran awal dimasukkan sebanyak 20.700 peserta.

Berikan Komentar Anda

Story