Alarm, lonceng, sirene dan alat bebunyian lainnya, akan berbunyi serentak di wilayah Sulawesi Tengah pada tanggal 26 April 2022. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Nomor 0452/356/BPBD tentang pelaksanaan hari Kesiapsiagaan di Sulawesi Tengah.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan telah mencanangkan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).

Dalam surat edaran tersebut Gubernur menyatakan bahwa budaya sadar bencana harus dimulai sejak dini mulai dari individu, keluarga, komunitas sekolah sampai lingkungan masyarakat. Menurutnya,  penanggulangan bencana adalah urusan bersama.

Tema tahun 2022 yaitu,  “Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana” dan pesan utama “Siap Untuk Selamat”.

Hal tersebut dianggap  perlu mendapat dukungan yang optimal dari berbagai pihak. Beberapa kegiatan akan dilakukan dan sebagai puncaknya adalah kampanye kesiapsiagaan bencana dengan membunyikan alat bebunyian secara serentak.

“Berdasarkan hal tersebut di atas, maka kami menghimbau kepada Bupati/Walikota seProvinsi Sulawesi Tengah, Organisasi Perangkat Daerah se-Provinsi Sulawesi Tengah, Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha se-Provinsi Sulawesi Tengah untuk membunyikan alarm, lonceng, sirene dan alat bebunyian lainnya pada tanggal 26 April 2022 pukul 10.00 wita,” jelas , Rusdy Mastura.

Alarm, lonceng, sirene dan alat bebunyian lainnya tersebut akan secara serentak berbunyai  selama 1 menit . Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah dan Masyarakat Sulawesi Tengah terhadap upaya Kesiapsiagaan Bencana.