oleh

Tahun 2022, Korban Meninggal Dunia Akibat Lakalantas di Sulteng Sebanyak 315 Jiwa

Truestory.id – Sampai saat ini, kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Tengah masih cukup tinggi. Akibat dari kelalaian dalam berkendara telah banyak menelan korban jiwa.

Berdasarkan catatan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah,khusus dibidang Kamseltibcar lantas, telah terjadi 1.065 kasus laka lantas atau naik 8,54 persen bila dibandingkan tahun 2021. Korban meninggal akibat laka lantas tahun 2022 sebanyak 315 jiwa, korban luka berat 414, korban luka ringan 1.298 dan kerugian materiil Rp4,6 Milyar lebih.

Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi dalam Konfrensi Pers akhir tahun di Aula Rupatama Polda Sulteng, Kamis (29/12/2022) mengatakan, besarnya jumlah kecelakaan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia yaitu yang terkait dengan kemampuan serta karakter pengemudi, disebabkan karena faktor kendaraan,dan disebabkan oleh faktor prasarana dan lingkungan.

” Faktor manusia dengan kemampuan serta karakter pengemudi ternyata menjadi faktor yang berpengaruh dalam keselamatan di jalan raya,”ujarnya.

Dia juga menerangkan, terkait penerapan tilang elektronik atau e-tle di wilayah Polda Sulteng yang diberlakukan sejak awal 1 November 2022, setidaknya telah merekam 167.097 pelanggar.

Dimana 144.495 pelanggaran dilakukan kendaraan roda empat, 14.573 pelanggaran dilakukan kendaraan roda dua dan 8.698 pelanggaran dilakukan kendaraan roda enam.

” selain itu sebanyak 148.592 pelanggaran karena tidak memakai sabuk pengaman atau Safety belt, 13.909 pelanggar karena tidak memakai helm, 3.395 pelanggar karena saat berkendara menggunakan HP dan 1.206 pelanggar karena menerobos lampu merah,” sebut mantan Kapolda Jawa Barat itu.

 

Berikan Komentar Anda

Story