DONGGALA, TRUE STORY – Ketua Kamar Dangang dan Industri (Kadin) kabupaten Donggala Ramhad M Arsyad mengajak masyarakat khusuanya para pemuda agar mengembalikan kejaan maritim.
Hal itu ia sampaikan pada upacara bersama dalam rangka HUT ke 78 Republik Indonesia yang dilaksanakan bersama pelajar dan masyarakat Desa Masaingi di Pantai Pangi, Kecamatan Sindue, Kamis (17/8/2023).
“Nenek moyang kita adalah para pelaut, penjelajah, sekaligus para pedagang. Mereka melihat laut, bukan sebagai pembatas tapi penghubung,” terangnya.
Kata Rahmad, sudah saatnya para pemudaberupaya mengembalikan kejayaan maritim Donggala.
“Caranya, mari modernisasi alat tangkap nelayan kita, manfaatkan garis pantai untuk budidaya perikanan, udang vaname serta potensi budidaya rumput laut,” jelas Rahmad.
Menurutnya yang terpenting juga adalah membangun hilirisasi industri perikanan dan pengolahan hasil laut dan maritim.
“Lewat hal-hal itu maka kita kembalikan kejayaan Donggala,” tutup Rahmad.
Sementara itu, wilayah Sulawesi Tengah dikenal memiliki sejumlah keunggulan komparatif terutama bagi pengembangan sektor perikanan kelautan.
Daerah tersebut memiliki panjang pantai 6.600 km, beriklim tropis serta luas lahan yang dapat dimanfaatkan bagi pengembangan sektor perikanan dan kelautan.
Seperti diketahui bersama menurut data pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan sebanyak 4 WPP. Mencakup potensi perikanan budidaya sebesar 5,6 juta ton dan potensi perikanan tangkap sebesar 400.000 ton.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.