– Sebanyak 3.000 umat dari sejumlah wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah mengikuti akbar Nabi Muhammad SAW yang digelar di Kawasan eks Sail Tomini, Kabupaten (), Sabtu (27/5/2023).

Anggota DPD RI Sulawesi Tengah, Muhammad J Wartabone mengatakan tujuan akbar Nabi Muhammad SAW yakni untuk mengangkat nilai-nilai agama Islam di wilayah .

Ia menyebutkan, sholawat akbar Nabi Muhammad SAW serta doa bersama untuk tokoh-tokoh penyebar Islam di diinisiasi Persaudaraan Indonesia Berzikir dan DPD Wanita Sholawat Indonesia (Washotia) Kabupaten .

“Pesta sholawat akbar Nabi Muhammad SAW merupakan wasiat dari seorang ulama besar yang merupakan penasehat Presiden Republik Indonesia ke-2 yakni Soeharto dan beliau mewasiatkan kepada saya tahun 1992 untuk membumikan sholawat,” terangnya.

Ia menambahkan, ada 68 orang ulama di Sulteng dan ulama pertama itu adalah Iman Sya’ban di KabupatenBanggai 792 masehi, artinya agama Islam di Sulteng audah ada sejak 1.213 tahun yang lalu.

Menurut Muhammad J Wartabone, Islam yang berkembang di wilayah Sulteng sudah sesuai dengan Pancasila yang menekan nilai-nilai toleransi.

Kegiatan tersebut juga peringatan Haul Akbar Imam Sya’ban 168 Hijriah atau 792 Masehi yang makamnya berada di Pulau Peling, Kabupaten Banggai.

“Kita punya peradaban Islam yang usianya sudah sangat tua, juga ada Megalitikum. Sehingga tidak salah kalau Sulawesi Tengah ini menjadi Serambi Haramain, yaitu Serambi Mekkah dan Madinah,” ujar Muhammad J Wartabobe. 

Tidak hanya Iman Sya’ban, tetapi juga beberapa tokoh berpengaruh di Sulawesi Tengah menjadi fokus Muhammad J Wartabone untuk diberikan apresiasi dan turut diperingati dalam Haul Akbar, yakni Dato Karama di Tanah Kaili 1606, Dato Mangaji Parigi 1606, Pue Lasadindi Mangge Rante, dan H Abdurahman Laudjeng di Tojo Una-una.

Selain itu juga ada Sayyid Aqil Al Mahdali Wani 1860, Abdul Wahid Toana, H Rusdy Toana, Guru Tua 1929 beserta murid-muridnya, raja-raja serta pejuang merah putih Indonesia yang ada di Sulteng.

Pesta Sholawat Akbar Nabi Muhammad SAW juga dirangkaikan dengan palantikan pengurus DPD Washotia . Para pengurus baru itu diharapkan bisa menggemakan semangat Islam untuk kebaikan.