Banggai,.id– Universitas Tompotika (Untika) Luwuk dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang pria di ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) pada Jumat (18/10/2024) dini hari.

Korban pertama kali ditemukan oleh dua mahasiswa, RJ (21) dan ER (19), yang melihat korban terbaring dalam posisi tengkurap di lantai.

Polisi segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis pembatas.

Korban diidentifikasi sebagai Muh Syahrin Amin (42), seorang LP2M dan warga Jalan KH Agus Salim, Luwuk.

Menurut Kasat Reskrim Banggai, AKP Tio Tondy, saksi mulai mencari korban sekitar pukul 00.30 WITA, setelah korban tidak terlihat sejak sore hari, meski motor miliknya masih terparkir di halaman .

Polisi membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk untuk dilakukan visum dan mengamankan beberapa barang bukti.

Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan beberapa tanda seperti lebam di tubuh, darah di mulut dan hidung, lidah tergigit, cairan bening keluar dari alat kelamin, serta kotoran pada celana.

“Dari hasil olah TKP dan visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kriminal,” jelas AKP Tio Tondy.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari mantan istri korban, almarhum merupakan perokok aktif dan sering mengeluh sakit maag, serta kerap begadang.

Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi dan menerima kematian ini sebagai musibah.