Truestory-Ribuan warga meninggalkan kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat menuju wilayah ketinggian akibat gempa magnitudo 5,8 yang terjadi Rabu siang.
Menurut Kepala Kantor Basarnas Mamuju, Arif Anwar, banyaknya informasi hoaks yang beredar membuat sejumlah warga panik.
“Informasi hoaks, walaupun kami sudah menyampaikan terkait gempa tidak menimbulkan tsunami. Makanya mereka tetap mencari daerah ketinggian,” ungkanya.
Data Basarnas Mamuju, plafon di salahsatu gedung pelayanan publik ambruk.
“Data kerusakan pelayanan publik itu gedung PKK tu plafonnya ambruk. Yang lain masih kita data tapi korban jiwa tidak ada,” jelasnya.
Gempa Bumi tektonik berkekuatan 5.8 magnitudo mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu 08/06. Dari sejumlah video amatir warga, sejumlah bangunan dan fasilitas mengalami kerusakan. Tidak hanya di Mamuju, gempa juga dirasakan disejumlah Provinsi lainnya di Pulau Sulawesi.
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut berpusat di selat makassar, 43 Kilometer Barat Daya, Mamuju, Sulawesi Barat.
Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Hingga saat ini belum ada laporan terakait kerusakan disejumlah daerah tersebut.
Meskipun demikian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.