,truestory.id- Sebuah kafe di Jalan Djalaengkara, Kelurahan , Kecamatan Barat, terbakar hebat pada Selasa malam, 21 Oktober 2025, sekitar pukul 20.02 WITA.

Sebanyak delapan unit armada dari Dinas Pemadam dan Penyelamatan () Kota Palu, serta satu unit dari Damkar Provinsi , dikerahkan untuk memadamkan api. Total 45 personel turun langsung ke lokasi.

Kasi Penanggulangan Palu, Agung Tri Prasetiawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Pikiran kami awalnya lokasi di belakang Polsek Palu Barat yang memiliki ruang tahanan, sehingga kami langsung turunkan tujuh armada,” ujarnya.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dan dinyatakan selesai pukul 20.59 WITA dalam kondisi aman terkendali.

Kebakaran itu diduga berasal dari pemanas nasi listrik. “Setelah kami cari info, penyebab kebakaran dari pemanas nasi,” kata Agung.

Bangunan yang terbakar sebelumnya merupakan bekas sekolah darurat pascagempa yang kemudian dialihfungsikan menjadi kafe.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun bangunan mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas Damkar dibantu oleh tim REDKAR, , Polri, dan PLN dalam proses pemadaman serta pengamanan lokasi. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pemerintah Kota Palu mengimbau warga agar selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik dan segera melapor jika terjadi kebakaran di lingkungan sekitar.