Palu,truestory.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi sekaligus pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Lapangan Pogombo, Senin (15/12/2025).
Kegiatan ini dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido sebagai upaya memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana akhir tahun.
Dalam amanatnya, Wagub menegaskan bahwa Sulawesi Tengah memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, baik geologi maupun hidrometeorologi.
Berdasarkan IRBI 2024, Sulteng berada pada kategori risiko tinggi dengan sebagian besar kabupaten/kota masuk zona rawan.
Data BPBD mencatat, jumlah kejadian bencana meningkat signifikan pada 2025, didominasi banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.
Menghadapi potensi peningkatan curah hujan hingga awal 2026, Wagub menekankan pentingnya kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor.
Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi serta menjaga keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Usai apel, dilakukan pengecekan sarana dan perlengkapan kebencanaan.