Palu,truestory.id – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah pabrik pembuatan busa springbed beserta mess karyawan di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Selasa (30/12/2025) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.40 WITA itu sempat membuat kepanikan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan.
Informasi awal kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palu pada dini hari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, dua unit armada pemadam kebakaran dari Pos Utara dengan delapan personel langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Petugas bergerak cepat untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar kawasan industri tersebut.
Sekitar 10 menit kemudian, kekuatan tambahan dikerahkan. Enam unit armada pemadam kebakaran dari Markas Komando (Mako) Damkar Kota Palu dengan 29 personel tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Total delapan armada dan puluhan personel berjibaku melawan kobaran api yang semakin membesar.
Menurut keterangan salah satu karyawan, api diduga pertama kali muncul dari area pabrik pembuatan busa springbed.
Dalam waktu singkat, api menjalar ke bagian lain bangunan, termasuk mess karyawan yang berada di sekitar lokasi pabrik.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit. Petugas menghadapi tantangan besar karena material yang terbakar merupakan cairan bahan dasar pembuatan busa serta tumpukan busa springbed yang telah jadi.
Bahan-bahan tersebut bersifat mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membesar dan menghasilkan panas tinggi serta asap tebal.
Petugas Damkar harus melakukan pemadaman secara bertahap dengan teknik khusus untuk mendinginkan area yang terbakar sekaligus mencegah munculnya titik api baru.
Upaya pemadaman intensif berlangsung lebih dari satu jam, disertai proses pendinginan di sejumlah titik rawan.
Setelah perjuangan panjang, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.05 WITA. Situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh karyawan yang berada di area pabrik berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Hingga saat ini, kerugian material akibat kebakaran masih dalam pendataan. Pihak Damkar Kota Palu mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu memperhatikan standar keselamatan kerja, terutama di lingkungan industri yang menggunakan bahan mudah terbakar, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.