Makassar,truestory.id- Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban tragedi jatuhnya pesawat ATR PK-THT di kawasan pegunungan Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Senin siang, 19 Januari 2026.
Berdasarkan informasi dari Basarnas, jenazah kedua yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dan saat ini berada bersama tim rescuer di lokasi.
Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa korban berjenis kelamin perempuan dan saat ini sedang berada bersama tim rescuer di lokasi.
Sementara itu, korban pertama yang ditemukan sebelumnya berjenis kelamin laki-laki dan tengah dievakuasi menuju posko.
Diketahui bahwa Pesawat milik Indonesia Air Transport itu sebelumnya hilang kontak pada 17 Januari 2026. Upaya pencarian dimulai sejak pukul 14.00 hingga 19.00 Wita pada hari yang sama, dengan memfokuskan area penyisiran di koordinat 04°57’08”S – 119°42’54”E pada ketinggian 4.000 kaki.
Titik tersebut diduga lokasi awal hilangnya pesawat, sebelum kemudian tim memperkirakan badan pesawat jatuh di radius 16 kilometer.
Operasi pencarian melibatkan unsur darat bersama Korpasgat, Lanud Sultan Hasanuddin, Brimob Polda Sulsel, Basarnas, Yonkav 10, Kodim 1422, Polhut, hingga BPBD Maros.