Palu,truestory.id — Aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan di Poboya mendapat dukungan tegas dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Palu.
Ketua Fraksi PKS, Rusman Ramli, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya yang terdampak langsung oleh sektor pertambangan.D
alam pertemuan bersama warga, Rusman menyampaikan apresiasi atas keberanian masyarakat menyuarakan aspirasi di “rumah rakyat”.
Ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Palu Timur dan Kecamatan Mantikulore, dirinya berdiri sepenuhnya bersama masyarakat Poboya.
“Aspirasi ini akan kami kawal. Kami siap memperjuangkan hak-hak masyarakat agar keadilan benar-benar dirasakan,” ujar Rusman.
Ia juga memastikan DPRD Kota Palu akan membuka ruang dialog seluas-luasnya. Bahkan, pihaknya berencana memfasilitasi dialog lintas lembaga yang melibatkan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, DPR RI, hingga Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Komisi VII DPR RI.
Meski demikian, Rusman menegaskan bahwa DPRD tidak menolak investasi. Menurutnya, investasi sangat dibutuhkan untuk pembangunan Kota Palu.
Namun, ia mengingatkan bahwa investasi harus berlandaskan prinsip keadilan dan berpihak pada masyarakat lokal di tanah Kaili.“Kami tidak anti-investasi, tetapi investasi harus adil dan tidak merugikan rakyat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, menyatakan kesiapan fraksinya berada di garda terdepan bersama rakyat.
Ia menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang semakin menantang dan menilai DPR harus hadir sebagai pembela kesejahteraan warga.
“Kami siap bersama rakyat, memperjuangkan aspirasi ini hingga tuntas,” pungkas Nurhalis.