Palu,truestory.id – Nasabah Bank Sulteng Mulai Manfaatkan Layanan Digital Lounge. Upaya Bank Sulteng dalam mendorong transformasi layanan perbankan berbasis digital mulai menunjukkan hasil positif, dimana pelayanan ini baru akan diresmikan pada akhir Februari 2026, namun layanan Digital Lounge Bank Sulteng kini mulai dikenalkan dan dimanfaatkan oleh nasabah, khususnya di Kantor Cabang Utama Palu.
Pemimpin Divisi Pemasaran Dana dan Jasa Bank Sulteng, Kiki Kristiana, menjelaskan bahwa penerapan layanan digital dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan edukasi kepada nasabah maupun petugas layanan di kantor cabang.
“Kita mulai dengan edukasi, memperkenalkan konsep digital kepada teller dan customer service, supaya mereka juga paham dan bisa mengarahkan nasabah. Sejak bulan lalu sudah berjalan, bahkan transaksi di Digital Lounge sudah lebih dari seratus,” ujar Kiki, Kamis (28/1/2026) kepada media ini.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Hybrid Branch, yakni konsep layanan perbankan digital yang tetap didampingi petugas.
Melalui sistem ini, satu teller dapat melayani hingga tiga nasabah secara bersamaan dengan kebutuhan transaksi yang berbeda, mulai dari penarikan, setoran, hingga layanan RTGS.
Selain itu, Bank Sulteng juga menghadirkan mesin Self Service Banking (SSB) yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai layanan secara mandiri.
Mulai dari penggantian kartu ATM yang rusak atau kedaluwarsa, perubahan PIN, hingga pencetakan rekening koran, semuanya dapat dilakukan tanpa harus mengantre di loket.
“Inilah yang kami dorong, supaya nasabah tidak perlu antre hanya untuk cek saldo atau cetak rekening koran. Sekarang bisa langsung lewat mesin,” jelasnya.
Tak hanya itu, Bank Sulteng juga menyediakan mesin Cash Recycling Machine (CRM) yang memungkinkan nasabah melakukan setoran tunai secara langsung. Seluruh layanan ini mengusung konsep paperless, sehingga tidak lagi menggunakan formulir maupun slip transaksi manual.
Saat ini, layanan Digital Lounge telah diterapkan di tiga lokasi, yakni Kantor Cabang Utama Palu, Luwuk Banggai, serta Cabang Bungku Morowali.
Meski belum diterapkan di seluruh cabang, manajemen Bank Sulteng membuka peluang pengembangan ke depannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kiki menambahkan, kehadiran layanan digital ini terbukti mampu mengurangi antrean, meskipun pada waktu-waktu tertentu seperti awal bulan, pelayanan konvensional tetap ada untuk melayani pensiunan yang mayoritas nasabah lanjut usia.