, .id – Wakil II DPRD , Moh Anugrah Pratama, menggelar kegiatan reses caturwulan pertama masa persidangan tahun 2026 di Kelurahan Besusu Tengah, Rabu (4/2/2026).

Reses ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

Dalam pertemuan tersebut, warga Lorong Ikan Mas, Jalan S. Parman, menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai mendesak. Ashar Salim, salah satu warga, mengeluhkan kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal akibat sedimentasi.

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan agar dapat dibeton, serta perbaikan suntik di masjid setempat yang sudah lama tidak berfungsi.

RT 3, Joko Bere, menegaskan bahwa persoalan drainase perlu menjadi prioritas utama karena sering menimbulkan genangan air saat hujan.

Ia juga berharap adanya pemasangan lampu jalan demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga di malam hari.

Aspirasi lain datang dari Saidah Malo yang meminta dukungan sarana pemberdayaan ekonomi dan kesehatan, seperti tenda UMKM serta timbangan bayi untuk kegiatan Posyandu.

Menanggapi hal tersebut, Anugrah Pratama menjelaskan bahwa setiap bantuan harus melalui mekanisme pengajuan proposal serta terdata dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sesuai ketentuan .

“Proposal yang masuk tahun ini akan kita perjuangkan, dan jika memenuhi syarat, insya Allah dapat direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya,” ujar politisi Partai NasDem itu.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan survei lapangan guna memastikan kondisi riil, terutama terkait drainase yang mengalami pendangkalan.

Terkait kewenangan perbaikan jalan, Anugrah menjelaskan bahwa hal tersebut berada di bawah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), namun tidak menutup kemungkinan dapat dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum. Sementara untuk suntik, akan disampaikan ke bidang teknis terkait.

Dalam kesempatan itu, Anugrah Pratama juga langsung mengakomodir kebutuhan mendesak warga. Ia membantu tiga anak yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya dengan memastikan pendataan dan pembiayaan pendidikan. Selain itu, ia juga membeli langsung alat Posyandu berupa timbangan digital dan alat ukur tinggi badan bayi.

Usai reses, Anugrah meninjau langsung kondisi drainase dan infrastruktur di Lorong Ikan Mas sebagai langkah awal untuk memperjuangkan perbaikan yang lebih layak dan berkelanjutan.