– Sektor pertanian padi di terus didorong untuk berkontribusi pada program IP400 atau empat kali tanam dan panen dalam setahun.

Dinas melaporkan sejak Maret 2022, 10 ribu hektare sawah telah dialokasikan secara khusus untuk program dari sekitar 200 ribu hektare sawah. Puluhan ribu hektar berada di Kabupaten Tolitoli, Donggala, , dan Banggai, dengan luas terluas berada di , yakni 6.000 hektar.

“Maret ini merupakan panen keempat sejak dimulai pada Maret 2022,” kata Kepala Dinas , Nelson Metubun, belum lama ini.

Penambahan lahan tersebut turut menyumbang surplus produksi beras Sulteng pada 2022 yang masuk 10 besar nasional. Namun diakui Nelson, program IP400 di Sulteng bukannya tanpa tantangan. Penyediaan alat pertanian, pupuk, dan bibit sering menjadi kendala.

Dukungan peralatan pertanian, khususnya untuk pengolahan tanah, kata Nelson diperlukan agar petani dapat mencapai jadwal tanam yang seragam. Ketersediaan bibit unggul yang bisa dipanen dalam tiga bulan juga terjamin, sedangkan jaminan pupuk bersubsidi tak kalah rumit karena keterbatasan jumlah lahan yang berhak dan pengurangan jenis pupuk bersubsidi.

“Kami meminta intervensi khusus dari Kementerian Pertanian untuk masalah ini agar program ini dapat berkelanjutan,” pungkas Nelson.