Badan Investasi dan Pariwisata () Provinsi telah berhasil menarik perhatian dalam dan luar negeri dalam Forum Bisnis Central Celebest Investment Forum () yang akan diadakan di Hotel Bidaraka, pada tanggal 6-7 September.

Ketua Sulteng, Ishak Basir, menargetkan agar pasar luar negeri dapat menanamkan modal melalui . Forum ini bertujuan untuk menarik investor di sektor logam mineral dan komoditas unggulan , seperti produk kelapa dan hasil bumi lainnya.

“Ideally, kita berharap investasi tidak hanya terfokus pada sektor mineral, tetapi juga berbagai macam komoditas. Sebagai contoh, Sulawesi Tengah merupakan produsen kelapa terbesar ketiga di dunia, namun sektor kelapa belum mendapatkan perhatian serius di daerah ini,” ujar Ishak Basir dalam acara Sosialisasi CCIF di Pogombo, Kamis (8/6/2023), yang dihadiri oleh 13 pemerintah kabupaten dan kota, pengusaha, serta pemerintah provinsi Sulawesi Tengah.

CCIF telah menerima tanggapan positif dari pasar dan pemerintah pusat. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal memberikan sambutan positif terhadap CCIF sebagai sarana untuk memperkenalkan produk unggulan Sulawesi Tengah kepada berbagai negara.

“Pihak kementerian akan memamerkan, membawa, dan menjual produk-produk kita ke sembilan negara melalui lembaga perwakilan mereka di negara-negara tersebut. Jadi kegiatan ini akan memperkenalkan kita ke negara-negara tersebut. Termasuk Amerika dan China yang sudah menunjukkan minat,” jelas Ishak Basir.

CCIF diharapkan dapat menarik investasi yang lebih besar ke Sulawesi Tengah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui produk-produk lokal. Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk memperkenalkan pariwisata Sulawesi Tengah sebagai negeri seribu megalit.

“Mengenai target investasi, kita belum memiliki angka pasti. Namun, Kementerian Investasi telah menargetkan nilai investasi sebesar Rp53 triliun, dan pada triwulan kedua saja kita telah melampaui target tersebut. Kami berharap investasi ini tidak hanya berfokus pada sektor mineral, tetapi juga melibatkan berbagai macam komoditas dan sektor pariwisata yang ada di Sulawesi Tengah, seperti yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Tengah dengan Negeri Seribu Megalit,” tambah Ishak.

Respon dari pemerintah kabupaten terhadap kehadiran CCIF sangat positif. Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari setiap kepala daerah telah memastikan partisipasinya untuk memperkenalkan dan menjual produk-produk mereka di forum tersebut.

“Dengan demikian, kita bisa melihat bahwa kegiatan ini mendapat respon positif,” katanya.