Truestory- Anggota DPRD Kota Palu dari partai Nasdem, Muslimun, mengomentari perjalanan Walikota Palu, Hadianto, ke wilayah Lindu Kulawi, Kabupaten Sigi, menggunakan fasilitas negara. Muslimun bahkan meminta agar perjalanan Walikota, Hadianto, saat keluar daerah harus dipastikan sesuai dengan kapasitasnya sebagai Calon Gubernur atau Walikota.
Dalam pernyataannya, Muslimun menyatakan bahwa situasinya menjadi berbeda saat seorang walikota melakukan perjalanan, tergantung apakah dia sedang menjabat sebagai calon gubernur atau walikota. Menurutnya, kedua peran tersebut memiliki perbedaan yang signifikan. Jika Hadianto mengomentari masalah infrastruktur di Sigi, hal itu dianggap tidak etis karena diketahui bahwa Bupati Sigi yang masih menjabat juga memiliki keinginan untuk maju sebagai calon.
“Karena situasinya menjadi berbeda pa wali jalan sebagai apa dia, Calon gubernur atau walikota ?, Itu 2 hal yang berbeda ?. Kalaupun dia mengomentari soal infrastruktur Sigi itu tidak etis karena di ketahui bupati sigi yang masih menjabat ada keinginan maju sebagai calon,”katanya, Selasa (18/7/2023).
Muslimun menyarankan agar jika Hadianto ingin berkampanye sebagai calon gubernur, sebaiknya tidak perlu mengomentari kekurangan wilayah lain. Ada batasan yang harus dihormati, terutama dalam penggunaan fasilitas Negara.
“Baiknya kalau mau berkampanye menjadi calon gubernur kase jelas tidak usah mengomentari kekurangan wilayah lain. Ada batasan yang langgar apalagi menggunakna fasiliras Negara,”tegasnya.
Diketahui bahwa salah satu akun resmi https://www.instagram.com/reel/CuwKvvxrmSn/ ?igshid=MTc4MmM1YmI2Ng%3D%3D milik Walikota Palu, Hadianto menyampaikan dalam mempostinganya bahwa Kabupaten Sigi punya potensi yang luar biasa. Mulai dari pertanian, perkebunan, hingga wisatanya. Kabupaten di sisi selatan Kota Palu ini punya banyak destinasi wisata yang sangat potensial jadi favorit wisatawan mulai dari Paralayang Wayu, Air Terjun Wera, Air Panas Bora, Air Panas Mantikole, sampai dengan Danau Lindu yang merupakan danau terbesar ke-8 di Sulawesi dan ke-2 di Sulteng setelah Danau Poso.
Warga di sekitar Danau Lindu juga sangat ramah menjamu saat rombongan kami datang memenuhi undangan. Resort sendiri sudah banyak terbangun di tepi danau, tetapi tenda jadi pilihan untuk duduk santai nikmati pemandangan di sini.
Alhamdulillah warga banyak bercerita mengenai kendala mereka selama ini dan insha Allah akan dicarikan solusi terbaik. Terima kasih atas kebaikan warga Sigi terutama sekitar Danau Lindu yang sudah menjamu kami dengan hangat.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.