PARIGI MOUTONG, TRUE STORY – Sebuah minibus Isuzu DN 7006 LU,milik Cv Mitra Touna Travel mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke jurang di Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (15/8/2023) sekitar pukul 17.15 Wita. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang tewas dan empat orang lainnya luka-luka.
Kecelakaan terjadi saat minibus yang dikemudikan oleh Armin (30) warga Kelurahan Toboli, Kecamatan Parigi Utara, melaju dari arah Palu menuju Parigi. Mobil tersebut tiba-tiba kehilangan kendali saat melewati tikungan tajam sehingga menabrak sebuah warung lalu terjun ke jurang sedalam perkiraan sekitar 300 meter.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang tewas di tempat kejadian.Empat penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Anuntaloko Parigi untuk mendapatkan perawatan medis.
Identitas ketiga korban meninggal dunia yakni Wilten Hengkang(65) warga Desa Samsarino Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Tojo Unauna, dan anak Khairunisa(5) bersama ibunya Ayu Wandira (26) yang berdomisili di Desa Sabo Kecamatan Ampana Tete Kabupaten,Tojo Unauna.
Kapolres Parigi Moutong, Ajun Komisaris Besar Polisi(AKBP) Jovan Reagan Sumual,mengatakan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
” berdasarkan hasil penyelidikan awal oleh Team Traffic Accident Analysist(Team TAA) gabungan dari Ditlantas Polda Sulteng dan Satlantas Polres Parimo, yakni di TKP ditemukan bahwa kecelakaan tersebut diakibatkan oleh kendaraan khususnya akibat gagal berfungsinya sistem pengereman atau rem blong hal ini dikuatkan dari tidak adanya bekas pengereman di permukaan jalan, dan tidak benar akibat ban kempes karena juga tidak ada bekas ban dari ban yang kempes atau pecah,” terangnya.
Hal tersebut,kata Jovan diperkuat dari hasil pemeriksaan pengemudi yang menyatakan kendaraan mengalami rem blong sesaat sebelum tabrakan, pernyataan tersebut diperkuat oleh kesaksian saksi (H) yang merupakan penumpang bus yang mendengar pengemudi berteriak blong blong.
Kecelakaan tersebut telah menimbulkan kerugian yang cukup besar. Minibus Isuzu DN 7006 LU mengalami kerusakan yang parah.
Kini Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.
Dihimbau kepada para pengendara untuk selalu berhati-hati saat mengemudi. Jangan mengemudi dalam keadaan mengantuk atau dalam pengaruh alkohol, serta periksalah kondisi kendaraan sebelum mengemudi.
“Kami mengimbau kepada para pengendara untuk selalu berhati-hati saat mengemudi. Jangan mengemudi dalam keadaan mengantuk atau dalam pengaruh alkohol. Hal ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,”pesannya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.