MOROWALI UTARA, TRUE STORY – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah menerima bantuan benih pertanian dari Kementerian Pertanian dan ganti rugi lahan terendam banjir dari Asuransi Jasindo. Penyerahan bantuan ini dilakukan di sela-sela Rembuk Tani Morowali Utara, Senin (4/9/2023).
Bantuan benih pertanian diberikan kepada 680 keluarga stunting di 10 kecamatan di Morowali Utara. Bantuan ini berupa benih padi, jagung, dan ubi kayu. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan kepada Kepala Desa Bau Kecamatan Soyojaya dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Berdikari Kecamatan Mori Utara oleh Staf Khusus Menteri Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi dan Bupati Morowali Utara, Delis Julkerson Hehi.
Sementara itu, Asuransi Jasindo menyerahkan Rp.479 juta kepada sembilan kelompok tani di Desa Togo Kecamatan Petasia Barat yang lahan persawahannya terendam banjir bulan Juni lalu. Ganti rugi ini diberikan berdasarkan luas lahan yang terendam banjir.
“Bantuan benih pertanian dan ganti rugi lahan terendam banjir ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Morowali Utara,” ujar Bupati Morowali Utara, Delis Julkerson Hehi.
Staf Khusus Menteri Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi, mendorong Pemkab Morowali Utara untuk mengasuransikan para petani dan nelayan di Morowali Utara. Menurutnya, asuransi pertanian dan nelayan dapat memberikan perlindungan kepada petani dan nelayan dari risiko kerugian akibat bencana alam atau musibah lainnya.
“Asuransi pertanian dan nelayan ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan,” ujar Yesiah Ery Tamalagi.
Kepala Kantor Jasindo Morowali Utara, Hendra, menjelaskan bahwa Pemkab Morowali Utara hanya perlu membayar Rp36.000 per musim tanam untuk mengasuransikan para petani dan nelayan. Sisanya, akan ditanggung oleh Kementerian Pertanian.
“Kami berharap para petani dan nelayan di Morowali Utara dapat memanfaatkan program asuransi pertanian dan nelayan ini,” pungkas Hendra
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.