, Ratusan siswa dari 13 Kabupaten/Kota mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi tahun 2024 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari tanggal 6 hingga 15 Mei 2024.

Pembukaan seleksi yang berlangsung di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Kota pada Senin (6/5/2024) ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur , Mamun Amir.

Dalam sambutannya, Mamun Amir menekankan pentingnya seleksi yang transparan dan akuntabel, bebas dari intervensi pihak manapun. Tim seleksi diminta bekerja dengan benar, apalagi pengibaran bendera tahun ini berada di IKN Nusantara.

“Ikuti seleksi dengan sungguh-sungguh. Buktikan bahwa kalian adalah siswa-siswi terbaik di ,” ujar Mamun Amir.

Seleksi Paskibraka tahun ini diikuti oleh 114 siswa pilihan dari 13 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah. Para peserta akan menjalani berbagai tahapan seleksi, di antaranya tes kebangsaan, PBB, dan kesamaptaan.

“Seleksi tak hanya untuk pengibar tingkat . Tapi juga tingkat pusat. Nanti kami akan kirimkan dua pasang perwakilan dan satu pasang yang akan terpilih,” jelas Arfan, Kepala Badan Kesbangpol Sulteng.

Arfan menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara kompeten dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Seleksi melibatkan berbagai unsur, mulai dari hingga tenaga kesehatan.

“Tidak boleh (intervensi) jangankan anak pejabat tidak boleh. Pak sudah tegaskan. Makanya semua handphonenya panitia diisolasi. Tidak boleh baku titip,” tegas Arfan. (*)