Palu,truestory.id- Gelombang pasang laut atau banjir rob melanda sejumlah wilayah pesisir di Sulawesi Tengah, Sabtu (18/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Buol dan Kabupaten Banggai Laut, mengakibatkan puluhan rumah warga terendam hingga mengalami kerusakan.
Di Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, banjir rob menerjang Desa Lakea I dan Desa Ngune. Sedikitnya lima rumah di Desa Lakea I dan sekitar 50 rumah di Desa Ngune terendam air laut. Kondisi ini memaksa sekitar 50 kepala keluarga atau 150 jiwa di Desa Ngune mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat terdekat.
Sementara itu, kejadian serupa juga dilaporkan di Kabupaten Banggai Laut, tepatnya di Desa Lambako dan Pasir Putih, Kecamatan Banggai, serta Desa Kendek di Kecamatan Banggai Utara. Di Desa Lambako, delapan rumah warga mengalami kerusakan berat yang berdampak pada 39 jiwa. Selain itu, dua rumah di Desa Pasir Putih terdampak, serta satu unit perahu milik warga di Desa Kendek mengalami kerusakan berat.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan BPBD kabupaten setempat untuk penanganan awal.
“Tim telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat segera ditangani,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan prioritas saat ini meliputi logistik penanganan bencana, pembangunan tanggul pengaman pantai, serta relokasi rumah warga di wilayah rawan terdampak.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pemerintah daerah mengimbau masyarakat pesisir tetap waspada terhadap potensi gelombang pasang susulan. Saat ini, kondisi air laut dilaporkan telah surut dan situasi berangsur kondusif.