.id- hukum yang melibatkan band menjadi sorotan publik dan membuka mata banyak pihak tentang pentingnya Hak Kekayaan ().

Kasus ini bermula dari gugatan yang diajukan oleh tiga mantan personel : Posan (drummer), Icez (bassis), dan Pare (vokalis), yang menggugat Cella, personel aktif saat ini, terkait hak atas nama dan pendirian band.

Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Sleman pada 15 November 2024. Namun, pada 13 Maret 2025, pengadilan menolak gugatan tersebut dengan alasan tidak memiliki kewenangan absolut untuk mengadili perkara tersebut.

Hal ini menyoroti perlunya pemahaman hukum dan perlindungan legal melalui , khususnya dalam kreatif.

Menurut Ari Juliano Gema pada 19 Oktober 2021 lalu, Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menerangkan HKI merupakan bentuk perlindungan hukum terhadap ide, karya, atau produk kreatif.

Tanpa perlindungan tersebut, karya mudah diklaim oleh pihak lain. Beberapa bentuk HKI antara lain hak cipta, merek dagang, paten, hingga desain .

Ari menegaskan pentingnya mendaftarkan karya ke HKI sejak awal agar pelaku industri kreatif dapat menikmati manfaat ekonominya, seperti royalti, dan memiliki posisi hukum yang kuat di pasar lokal maupun global.

Dalam era digital yang serba cepat dan mudah menyebar, risiko pencurian ide semakin tinggi. Maka dari itu, HKI bukan hanya pelindung, tapi juga aset penting untuk keberlangsungan karier dan bisnis kreatif.