,.id– Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( ) telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DIKLATDA) di Hotel Aston , pada 10 Agustus 2024.

Acara ini difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kompetensi para pengusaha muda di dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema “Membangun Daerah Menuju Indonesia Emas 2045”, DIKLATDA Sulteng dihadiri oleh 150 pengusaha muda dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Para peserta mendapatkan kesempatan berharga untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka, sekaligus memperluas jaringan bisnis melalui interaksi dengan para tokoh penting di dunia usaha dan pemerintahan.

Salah satu sorotan utama dari acara ini adalah fasilitasi pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual () untuk para pengusaha.

BPD HIPMI Sulteng, bekerja sama dengan pihak Kemenkumham Sulawesi Tengah, mempermudah proses pendaftaran bagi peserta.

Langkah ini bertujuan untuk melindungi inovasi dan kreativitas pengusaha muda, yang diharapkan dapat menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global di masa depan.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mempersiapkan pengusaha muda Sulawesi Tengah untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah dan nasional,” kata Ketua Umum BPD HIPMI Sulteng Nadir Bajammal.

“Dengan pendaftaran HAKI, kita memastikan bahwa usaha-usaha yang dibangun ini memiliki perlindungan hukum yang memadai,” tambahannya.

Persiapan acara ini dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh 22 panitia dari BPD HIPMI Sulawesi Tengah. Mereka memastikan bahwa setiap detail kegiatan berjalan dengan baik, sehingga seluruh peserta dapat merasakan manfaat maksimal dari DIKLAT ini.

Harapan besar pun disematkan pada para peserta. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mengembangkan usaha, serta berkontribusi nyata dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.