Tanggerang, .id – Gubernur Rusdy Mastura menerima Duplikat Pusaka dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Yudian Wahyudi, yang didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi , Arfan, didampingi oleh dua purna Paskibraka 2023, Moh. Zacky Al Rahman dan Nayla Salsabila Saharuddin.

Acara tersebut berlangsung di Balai Samudera Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin (5/8/2024).

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pengarah BPIP RI, Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI beserta jajaran, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Wakil Kepala BPIP RI beserta jajaran, perwakilan kementerian terkait, para gubernur se-Indonesia, pejabat pimpinan tinggi madya, staf khusus Dewan Pengarah, pejabat pimpinan tinggi pertama BPIP, kepala Badan Kesbangpol provinsi se-Indonesia, serta purna Paskibraka tingkat provinsi tahun 2023.

Dalam sambutannya, Yudian Wahyudi menjelaskan bahwa penyerahan Duplikat Pusaka ini adalah amanat dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022.

Peraturan ini menugaskan BPIP RI untuk mendistribusikan Duplikat Bendera Pusaka kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, perwakilan RI di luar negeri, serta lembaga lainnya.

“Duplikat Bendera Pusaka ini dapat digunakan selama sepuluh tahun. Jika rusak sebelum waktu tersebut, pihak terkait dapat mengajukan permohonan penggantian secara tertulis kepada BPIP RI,” tegas Yudian.

Ia berharap Duplikat Bendera Pusaka dapat dijaga dengan baik.

Megawati Soekarnoputri menambahkan bahwa BPIP dibentuk untuk mensosialisasikan sejarah Pancasila, mengingatkan kembali bahwa ideologi Indonesia adalah Pancasila, serta memperbiasakan diri memulai upacara dengan “Salam Pancasila”.

Selain penyerahan Duplikat Bendera Pusaka, turut diserahkan juga salinan Teks Proklamasi, Naskah Pidato 1 Juni, dan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila.