,.id- Deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur , dan Abdul Karim Aljufri, berlangsung meriah dan disambut antusias oleh ribuan pendukung yang memadati lokasi acara pada Senin (12/8/2024) malam.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti dukungan besar yang diterima oleh pasangan ini, yang didukung oleh enam partai .

Dalam pidatonya, menegaskan komitmennya untuk membawa keluar dari kategori daerah miskin. Ia menyampaikan visi dan misinya yang berfokus pada pembangunan ekonomi yang inklusif, serta janji untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak dan berkelanjutan.

Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh para pimpinan Koalisi AA-AKA, seperti kehadiran Ketua DPD Gerindra , Longki Djanggola, Hidayat Lamakarate, Sigit Purnomo Said, Dr Hj Nilam Sari Lawira ketua DPW Nasdem Sulteng, Partai Amanat Nasional (PAN), Golkar, PKB, Hanura, PPP, PSI.

Calon gubernur Sulteng, Ahmad Ali, menyampaikan bahwa kondisi Sulteng saat miris dan kecewa karena ada provinsi Sulteng berada di urutan ke 10, melihat banyaknya potensi di Sulteng harusnya daerah ini bisa lebih baik.

” Kondisi ini miris, kecewa karena 379 ribu orang rakyat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan Sulteng masuk dalam 10 besar provinsi termiskin di Indonesia,”ungkapnya.

Olehnya Pemerintah Provinsi hingga Kabupaten harus memperbaiki infrastruktur jalan, hingga ke jalan kantong pereduksi. Petani harus sejahtera, sehingga pemerintah harus hadir dan bisa menyediakan pupuk, dan benih.

“Pemerintah juga harus mampu menghadirkan pertanian yang modern,”kata Ahmad Ali yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.

Permasalahan petani bukan soal menaikan produksi, olehnya sangat disadari bahwa saat ini petani belum bisa menghadirkan teknologi yang dapat membantu dan mengantisipasi saat menanam.

“Kami juga akan menyiapkan asuransi bagi petani, apabila terjadi gagal panen,”kata Ahmad Ali.

Keputusannya untuk maju pada Pilkada Sulteng, tentunya tidak lagi untuk mencari kesenangan sesaat.

“Dan tidak juga kami maju untuk memperkaya diri kami, karena kami bersyukur apa yang sudah dikaruniai oleh Allah kepada kami hari ini,” kata Ahmad Ali.

Dirinya maju menjadi calon gubernur adalah karena gejolak pikiran saya, bersama AKA tentang kondisi Sulawesi Tengah hari ini.

“Ini tidak adil bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Di tengah-tengah kekayaan sumber daya alam Sulteng, mestinya kita hidup jauh lebih baik daripada hari ini,” kata Ahmad Ali.

“Untuk itu izinkan saya, bersama Abdul Karim Aljufri, mengkontribusikan pikiran kami. Mengkontribusikan diri kami, untuk membawa Sulawesi Tengah keluar dari kemiskinan yang sedang kita derita hari ini,” tutupnya.