,truestory.id – Pemerintah Kabupaten resmi bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan () dalam penerapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) . Selasa (2/9/2025), Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Kantor Bupati Donggala, sebagai langkah mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan .

Program ini ditujukan untuk mempercepat proses pencairan anggaran, memastikan transparansi, serta meningkatkan akuntabilitas dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Direktur Utama , Hj. Ramiyatie, SE, menegaskan bahwa penerapan SP2D akan membawa perubahan besar bagi tata kelola keuangan Pemda Donggala.

“Dengan sistem ini, pencairan anggaran bisa berlangsung lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Kami ingin hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan manajemen keuangan yang modern serta efisien,” ujarnya.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyambut positif kerja sama ini. Ia menilai SP2D Online tidak hanya memperkuat transparansi, tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, meminimalkan potensi penyimpangan, dan menumbuhkan rasa percaya masyarakat.

“Saya berharap seluruh OPD memahami penggunaan aplikasi SIPD RI, sehingga data keuangan belanja maupun pendapatan dapat tersinkronisasi secara real-time,” katanya.

Lebih lanjut, Vera menekankan bahwa integrasi pembayaran pajak dan retribusi secara daring akan mendorong budaya kerja yang lebih , tertib, dan akuntabel.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Donggala berharap penyaluran anggaran pembangunan ke berbagai OPD bisa berlangsung lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Bank Sulteng pun optimistis langkah tersebut dapat menjadi contoh sinergi efektif antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih dan berbasis digital.