Palu,truestory.id – Tujuh anggota baru Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah resmi dilantik oleh Gubernur Anwar Hafid dalam sebuah seremoni di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Senin (4/8/2025).
Mereka yang dilantik adalah Rachmat Caisaria, Sepryanus Tolule, Muhammad Ramadhan Tahir, A. Kaimuddin, Muhammad Faras Muhadzdzib L., Yeldi S. Adel, dan Mita Meinansi.
Proses pelantikan diawali pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar menekankan bahwa peran KPID kini sangat strategis, bukan hanya sebagai pengawas siaran, tetapi juga sebagai penjaga kualitas informasi publik.
Ia menyebut penyiaran sebagai alat perubahan yang mampu membentuk opini, memperkuat identitas lokal, dan mendukung akselerasi pembangunan.
“Kita hidup di era informasi, di mana siaran bisa menyelamatkan atau menyesatkan. Karena itu, KPID harus hadir sebagai pengarah, bukan sekadar pengatur,” tegasnya.
Ia juga mengajak KPID aktif menyuarakan program strategis Pemprov seperti beasiswa Berani Cerdas dan layanan kesehatan gratis Berani Sehat.
“Beasiswa ini adalah jembatan menuju masa depan cerah. Jangan sampai masyarakat salah informasi dan menganggap kuliah itu tidak mungkin,” ujarnya.
Pelantikan ditutup dengan ucapan selamat dan foto bersama, menandai awal perjalanan KPID Sulteng sebagai agen penyiaran yang mencerahkan.