,.id – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang yang jatuh dari kapal di Batusuya, Kecamatan , Kabupaten , .

Operasi pencarian yang memasuki hari kedua pada Rabu, 5 November 2025, difokuskan di sekitar koordinat 0°24’50.83″S – 119°45’36.25″E, atau berjarak sekitar 57 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam tiga puluh menit.

Kepala Kantor SAR Palu menjelaskan, insiden ini terjadi pada Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, korban bernama Aldo (33), seorang asal Desa Batusuya, terjatuh dari kapal akibat buruk ketika sedang memancing. Rekan-rekan korban serta warga sekitar sempat melakukan pencarian, namun hingga kini hasilnya masih nihil.

Pagi tadi, tim SAR gabungan menggelar briefing pukul 07.00 WITA untuk mempersiapkan kekuatan personel, alat utama (alut), serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas. Pukul 07.30 WITA, pencarian dimulai dengan membagi area menjadi tiga sektor.

SRU 1 menggunakan RBB (Rigid Buoyancy Boat), SRU 2 memakai perahu karet dan perahu nelayan di sekitar titik koordinat pencarian, sementara SRU 3 melakukan penyisiran darat di sepanjang pantai dengan radius tiga kilometer.

Operasi melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue KPP Palu, ABK RBB, Polair, Babinsa, BPBD Donggala, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Sejumlah peralatan pendukung seperti Rescue Car, RBB, peralatan selam, perahu karet, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi turut dikerahkan.

Kondisi di lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin berkisar 2–11 knot dan gelombang 0,5–1,25 meter yang bertiup dari arah tenggara.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dan perkembangannya dilaporkan secara berkala oleh Kepala Kantor SAR Palu.