,.id — Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten , , pada Selasa (17/6/2025) dini hari, membuat sebuah desa diterjang dan tanah longsor.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.20 WITA di Desa Lembah Bomban tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang terus naik, sehingga tanah menjadi labil dan terjadi pergerakan tanah disertai luapan air.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD , tercatat 4 dusun terdampak, yaitu Dusun 1, 2, 3, dan 4. Dalam kejadian ini, 104 kepala keluarga () atau 397 jiwa turut menjadi korban.

Pengungsi tercatat mencapai 20 atau 143 jiwa, termasuk 6 bayi, 10 balita, dan 55 lansia, yang tengah mencari tempat yang lebih aman.

Selain dan tanah longsor, peristiwa ini juga merusak 1 unit rumah, sebuah masjid, TPA, SD Inpres Lembah Bomban, dan SMP SATAP Lembah Bomban. Masyarakat yang terdampak terpaksa ke Kantor Desa setempat.

Petugas dari TRC BPBD Parigi Moutong, Polsek Lambunu, Babinsa, Satpol PP, aparat desa, dan masyarakat bergotong royong di lapangan, melakukan assesmen, koordinasi, dan evakuasi.

Hingga saat laporan diterbitkan, hujan mulai reda dan banjir perlahan surut. Pemerintah setempat tengah mendata kerusakan dan kebutuhan mendesak, seperti makanan siap saji, pakaian layak, selimut, dan tenda pengungsi. Langkah darurat terus dioptimalkan demi keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

BPBD Parigi Moutong juga terus mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk waspada dan segera mencari tempat yang lebih aman apabila terjadi hujan lebat dan potensi longsor masih terjadi.