Truestory.id – PT Pegadaian dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menggelar Lomba Karya Jurnalistik 2023. Kegiatan tersebut untuk mengapresiasi para jurnalis. Pegadaian bersama IJTI juga ingin mengajak para Jurnalis tanah air untuk ikut serta berperan aktif dalam mendorong ekonomi UMKM yang berbasis digital.
Namun sayangnya lomba karya jurnalistik yang dilaksanakan itu, dicoba dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab di Kota Palu untuk mencari keuntungan pribadi. Hal itu terbukti dengan beredarnya sebuah proposal palsu yang mengatasnamakan IJTI.
Saat dikonfirmasi ketua IJTI Sulteng, Hendra membenarkan bahwa ada proposal palsu yang beredar mengatasnamakan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
“Saya berharap kepada warga yang menerima proposal tersebut untuk mengabaikannya atau melaporkannya ke kami”, kata Hendra.
Dengan adanya informasi tersebut pihak IJTI Sulteng melaporkan hal itu ke pengurus IJTI Pusat di Jakarta.
“Kegiatan lomba karya jurnalistik 2023 itu benar dan hingga hari ini sedang berlangsung dan masuk tahap penjurian, tetapi kalau ada yang menawarkan proposal saya yakin itu penipuan”, sebut Herik Kurniawan, Ketua Umum IJTI.
Sebelumnya pada senin 29/05/2023 sekira pukul 19:30 Wita. Seorang Warga di Kota Palu, bernama Mardiman Sane menerima pesan melalui WhatsApp. Dimana dalam pesan itu ada penawaran proposal kegiatan lomba Karya Jurnalistik yang diselengarakan oleh PT.Pegadaian dan IJTI.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.