Sementara PT Dexin Steel (DSI) membangun pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 65,89 MW dengan progres mencapai 80 persen hingga Oktober 2025.

DSI juga mengoperasikan PLTU Gas Buang yang mengubah panas sisa pembakaran tungku smelter menjadi listrik.

Teknologi ini mampu menekan emisi hingga 2,4 juta ton CO₂ dan menghemat sekitar 980 ribu ton batu bara per tahun.

Selain pengendalian emisi melalui teknologi industri, menjalankan kompensasi karbon lewat program penghijauan.

Sejak 2018 hingga 2025, telah menanam lebih dari 70 ribu mangrove dan puluhan ribu tanaman terestrial, baik di dalam maupun di luar kawasan industri.

kami jalankan seiring dengan penanaman pohon dan rehabilitasi lingkungan. Targetnya hingga 2030, sebanyak 400 ribu pohon dapat ditanam,” tegas Yundi.