,.id – Di tengah sorotan dunia terhadap krisis iklim, PT tampil di 30 Brasil membawa pesan penting, industri mineral tak hanya berbicara soal investasi, tetapi juga masa depan ekologi. Komitmen menjaga biodiversitas menjadi poros dari strategi keberlanjutan mereka.

PT menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem industri saat tampil dalam rangkaian kegiatan Conference of the Parties ( 30) UNFCCC di Brasil, 10–21 November 2025.

Sebagai pengelola kawasan industri berbasis mineral, IMIP menilai aktivitas industri berpotensi menimbulkan fragmentasi ekologi sehingga upaya menjaga keanekaragaman hayati menjadi bagian penting dari keberlanjutan investasi jangka panjang.

Director CSR & Environmental PT IMIP, Dermawati, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menyusun Biodiversity Action Plans yang berfokus pada perlindungan habitat kritis, pemulihan area terdegradasi, serta penguatan konektivitas ekologis antara kawasan alami dan industri.

Melalui kolaborasi dengan akademisi, pemerintah, dan komunitas lokal, IMIP mengembangkan koridor biodiversitas guna mendukung migrasi spesies dan ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim.

Dermawati menuturkan bahwa konservasi biodiversitas telah diintegrasikan dalam operasional perusahaan melalui pemetaan habitat dan kajian ekologis sesuai standar nasional dan praktik industri internasional.

IMIP juga menjalankan program rehabilitasi mangrove, termasuk penanaman lebih dari 70 ribu bibit di wilayah , 10 ribu bibit di , dan 30 ribu bibit dalam program nasional di Brebes.

Selain itu, IMIP membangun IMIP EduPark seluas 23 hektare sebagai pusat konservasi dan pendidikan lingkungan, serta berhasil memindahkan 20 ekor Macaca Ochreata ke habitat barunya.

Upaya energi bersih juga terus diperkuat, antara lain penggunaan alat berat listrik dan pembangunan PLTS bekerja sama dengan PT Tsingshan.

“COP 30 menjadi momentum bagi IMIP untuk mempertegas komitmen mitigasi dan adaptasi iklim. Industri dan lingkungan harus berjalan seiring,” ujar Dermawati.