,.id – Pemerintah menepis kekhawatiran publik terkait dugaan beredarnya atau plastik di sejumlah pasar dan toko bahan pokok. Melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), pemkab telah melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap sampel beras yang beredar di lapangan.

“Hasil pemeriksaan kami, baik secara fisik maupun melalui uji laboratorium, menunjukkan bahwa semua sampel beras dinyatakan asli dan layak dikonsumsi,” ungkap Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan , Sriwahyuni Djafar, dalam konferensi pers pada Rabu (7/8).

Pemeriksaan ini melibatkan pengecekan langsung di titik-titik distribusi, pasar tradisional, serta toko bahan pokok. Tidak ditemukan adanya campuran bahan plastik atau zat berbahaya dalam beras yang diuji.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan masyarakat. Selain itu, pengujian laboratorium turut memastikan kualitas dari sisi tekstur dan kandungan gizi beras.

Sriwahyuni juga mengimbau warga untuk tidak mudah termakan tak berdasar. “Kami mengajak masyarakat membeli bahan pangan dari tempat yang terpercaya dan segera melapor jika menemukan indikasi mencurigakan,” tambahnya.

Dengan hasil ini, dinyatakan aman dari peredaran beras . Pemkab pun berkomitmen terus melakukan pemantauan demi menjamin pangan sehat bagi warganya.