Parimo,.id besar melanda Pasar Sentral Parigi (), Kelurahan , Kabupaten , , pada Rabu malam, 25 September 2024, sekitar pukul 19.45 WITA. Sebanyak 13 los hangus dalam insiden ini.

Wahyu (24), salah satu saksi mata, menyebutkan api bermula dari meteran listrik di los milik Yasin, yang digunakan sebagai tempat tinggal. Api dengan cepat menyebar ke los lainnya, hingga menghanguskan sebagian besar deretan los di pasar tersebut.

“Tujuh los lainnya di deretan yang sama berhasil diselamatkan karena petugas pemadam , bersama pihak Kepolisian dan warga, bergerak cepat memadamkan api,” ungkap Wahyu.

Total los di deretan itu berjumlah 20, namun 13 di antaranya terbakar karena api yang merambat cepat. Deretan los tersebut hanya dipisahkan oleh tembok tipis, sehingga api mudah menjalar.

Abdul Salim Sialea, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran di Satpol PP dan Damkar , menjelaskan bahwa tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dibantu satu unit water canon milik , proses pemadaman berlangsung selama empat jam.

Yasin, pemilik los tempat api pertama kali muncul, mengaku saat kejadian sedang membeli makanan, sementara istri dan anaknya berada di kebun. Ia pun kehilangan uang tunai Rp 100 juta dan dua unit motor yang ludes terbakar. Beruntung, warga setempat berhasil menyelamatkan satu unit mobil miliknya.

“Mobil saya diselamatkan warga dengan cara diangkat. Saya baru tahu saat tiba di lokasi,” ujar Yasin.