.id – Ketua DPRD Provinsi () Nilam Sari Lawira menyebutkan, dibutuhkan sinergitas dan kerjasama semua pihak agar pemilu damai di dapat terwujud.

Hal ini disampaikan Nilam Sari saat menjadi narasumber pada sosialisasi pencegahan identitas bagi pemuka agama yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Umat Beragama disalah satu hotel di , Senin, (20/03/2023).

Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Sulteng membawakan materi mengenai peran legislatif dalam mewujudkan Pemilu Damai di Sulteng.

“Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPRD, DPR, DPD, Presiden, dan Wakil Presiden yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945,” sebutnya.

Ketua DPRD Sulteng menjelaskan bahwa regulasi pemilu serentak 2024 berdasarkan Pasal 22 E UUD 1945, UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu Pasal 167, dan PKPU Nomor 8 Tahun 2019 sebagaimana diubah dengan PKPU Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Tata Kerja KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota.

Politisi itu juga mengatakan bahwa syarat pemilu damai adalah pertama mempunyai nilai-nilai demokrasi yang menjadi acuan.

Lanjutnya, Kedua yakni adanya pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu secara profesional dan ketiga adalah masyarakat bijak memilah dan mencerna informasi.

“Serta penting adanya Institusi Slsosial yang mendorong demokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, pemilu damai akan terwujud jika melibatkan semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergitas dan kerjasama semua elemen.

“Perlunya konsep pentahelix atau multipihak, dimana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu untuk mewujudkan Pemilu Damai di tahun 2024,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sulteng juga menekankan bahwa semua pihak harus memperhatikan dan memahami bahwa pemilu damai merupakan hal yang sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara.

“Semua elemen masyarakat harus turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di ,” tutup Nilam Sari.