Truestory.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu dr Herry Mulyadi menyebutkan pasien yang merupakan korban asusila di Parigi Moutong akan menjalani operasi pekan depan.
dr Herry mengatakan saat ini kondisi pasien sudah stabil dan ditempatkan di ruangan isolasi sebagai bentuk menjaga privasi pasien.
“Pasien hanya boleh didampingi keluarga dan tidak diizinkan ada yang menjenguk karena kami mau pasien dalam keadaan sehat dan stabil sampai menjelang waktu untuk operasi,” jelas dr Herry ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/5/2023).
Ia menjelaskan, tindakan yang dilakukan oleh tim dokter dan perawat di RSUD Untada Palu yakni operasi pengangkatan rahim. Hal ini dilakukan sesuai dengan hasil pemeriksaan lengkap oleh empat dokter ahli yang menangani pasien.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk pasien dan keselamatannya. Tindakan operasi diambil untuk menghindari ancaman atau resiko lain,” terangnya.
Menurutnya, sebenarnya pasien sudah harus menjalankan operasi namun ditunda karena masih ada hasil pemeriksaan yang belum lengkap.
“Operasi dilakukan jika hasil pemeriksaan lengkap. Ditakutkan kalau dipaksakan maka akan menimbulkan efek komplikasi yang besar mengingat pasien masih berusia 15 tahun jadi harus berhati-hati,” tutup dr Herry.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.