,.id – Puluhan yang tergabung dalam Front menggelar damai di depan kantor DPRD Kabupaten Banggai, Kamis (20/2/2025). Mereka menolak kebijakan efisiensi anggaran pendidikan serta revisi Undang-Undang .

Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai kontraproduktif terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Koordinator , Eko Syuji, menegaskan bahwa efisiensi ini berimbas pada dana BOS, KIP-K, infrastruktur sekolah, serta kesejahteraan guru.

Selain itu, revisi yang memperbolehkan perguruan tinggi mengelola tambang juga mendapat penolakan.

Menurut Eko, kebijakan ini bisa membungkam nalar kritis akademisi.

Mahasiswa juga menyampaikan tuntutan untuk pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis.

Namun, mereka kecewa karena tak satu pun anggota DPRD hadir untuk menemui mereka.