,.id- Dari desa ke pasar dunia, kini disiapkan menjadi lumbung wirausaha baru. Gubernur Anwar Hafid menegaskan dukungannya terhadap program “Satu Rumah Satu Pengusaha” yang dinilai mampu membangun ekonomi dari rumah tangga.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus periode 2026–2031 di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (24/1/2026).

Hadir pula Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Ketua Andi Dg Nur Rahmatu, sejumlah pejabat daerah, camat, kepala desa, serta usaha.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat hanya bertumpu pada APBD maupun proyek infrastruktur.

Menurutnya, masa depan berada pada kewirausahaan rakyat yang tumbuh dari rumah tangga, UMKM, hingga koperasi.

Pemerintah provinsi, kata dia, siap memberi dukungan seperti akses permodalan, sarana usaha, dan penguatan kelembagaan.

Anwar turut menyinggung potensi Parigi Moutong yang semakin dikenal melalui komoditas durian.

Ia menyebut, setelah Morowali mendunia lewat nikel, Parigi Moutong mulai menonjol dengan durian berkualitas yang menarik minat investor internasional.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga tengah mendorong hilirisasi kelapa dan durian serta merancang kawasan industri ramah lingkungan di wilayah barat berbasis energi air.

Sementara itu, Ketua Kadin Parigi Moutong Faradiba Zaenong menyebut amanah kepengurusan sebagai tugas besar yang harus berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia optimistis kolaborasi dengan pemerintah akan mempercepat tumbuhnya usaha baru.

Bupati Erwin Burase menilai langkah Kadin sejalan dengan arah pembangunan daerah dan berkomitmen memberikan dukungan regulatif maupun infrastruktur.

Pelantikan ini diharapkan memperkuat sinergi dunia usaha dan pemerintah dalam mewujudkan Parigi Moutong sebagai pusat wirausaha berbasis komoditas lokal.