,.id – Pemerintah Kabupaten memastikan pelaksanaan 2026 tidak lagi digelar di kawasan Teluk Lalong seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, kegiatan tersebut akan dipusatkan di Lapangan , Bukit Halimun, yang berada di kawasan perkantoran Pemkab Banggai.

Pemusatan lokasi ini dilakukan untuk menata pelaksanaan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menghindari aktivitas jual beli di bahu jalan yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan.

Pasar Ramadhan tahun ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan “Ramadhan RA MU UMKM” dengan konsep “Ngabuburit hingga Sahur”.

Konsep tersebut menggabungkan kegiatan religi, hiburan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Untuk meramaikan agenda, panitia menyiapkan beragam kegiatan menarik antara lain Lomba Busana Muslim Anak, Lomba Dai Cilik, Lomba Qasidah Majelis Taklim, Lomba Musik Ramadhan Pelajar, hingga Lomba Konten Kreatif Ramadhan.

Selain itu akan digelar pula kegiatan Bakti Sosial sebagai wujud kepedulian dan berbagi kepada sesama.

Tidak hanya bernuansa religi, pelaksanaan Pasar Ramadhan juga akan diramaikan dengan Diskusi Publik, Open Mic Stand Up Comedy, Nonton Bareng, Turnamen PlayStation, hingga Tournament Mini Soccer , yang ditargetkan mampu menarik minat berbagai kalangan.

Bupati Banggai Amirudin menegaskan bahwa seluruh aktivitas Pasar Ramadhan wajib terpusat di Lapangan Bukit Halimun. “Kami berharap para tidak lagi berjualan di bahu jalan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menjaga fasilitas publik seperti trotoar dan area Masjid Agung Banggai yang kini dilengkapi tempat sampah, kursi, serta wifi gratis.

Pemkab Banggai berharap Pasar Ramadhan 2026 menjadi ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat sepanjang bulan suci.