– Dalam rangka mengatasi lonjakan harga beras, Pemkab Banggai melaksanakan kegiatan pelepasan cadangan Pangan Daerah, sebagai bentuk Pemerintah Daerah untuk masyarakat di Gudang Bulog, belum lama ini.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Amirudin mengatakan bahwa, cukup banyak mendapatkan , kurang lebih sekitar 27.200 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di seluruh .

“Ini sangat membantu kami, apalagi secara nasional memang beras ini agak kurang. Karena penanaman kita ada yang terlambat dan ada juga beberapa daerah yang gagal panen karena memang musim pancaroba ini di tahun 2023,” ujar Bupati Amirudin.

Kepala Bulog Cabang Luwuk Laode Suleman menambahkan, bantuan beras gratis pertama kali disalurkan pemerintah pada 31 Maret 2023.

“Saya berharap bantuan beras gratis ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang kesulitan membeli beras, tidak hanya itu hal ini juga bisa menurunkan permintaan beras di pasar, sehingga harga beras dapat terkendali,” tutur Laode.

Selain itu, Kepala Dinas Ketapang Kabupaten Banggai, Alfian Djibran menjelaskan Kabupaten Banggai merupakan salah satu daerah yang mendapatkan alokasi bantuan terbesar di seluruh Indonesia sebanyak 816 ton beras yang berasal dari Bapanas.

“Besaran alokasi bantuan untuk keluarga tidak mampu mencakup 27.203 Kepala Keluarga (KK) dan setiap KK mendapatkan bantuan beras 30 Kg. Yang kalau dirupiahkan sejumlah Rp.13.000/kg, jadi setiap KK mendapat bantuan Rp.390.000,” ujar Kadis Ketapang.

Turut hadir pula Pimpinan-pimpinan OPD, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Banggai, dan Camat se-Kabupaten Banggai.