Sigi,truestory.id– Seorang pendaki asal Kota Palu, Adit (25), mengalami kelelahan saat mendaki Gunung Nokilalaki di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pada Sabtu (16/11/2024). Kejadian ini terjadi di jalur pendakian antara shelter 1 dan shelter 2.
Informasi pertama diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada pukul 22.47 WITA melalui laporan Revan, yang meminta bantuan Basarnas untuk mengevakuasi Adit.
Korban dilaporkan dalam kondisi lemas dan membutuhkan pertolongan segera.
Menanggapi laporan tersebut, tim rescue sebanyak tujuh orang segera diberangkatkan ke lokasi. Mereka berkoordinasi dengan tim Lore Lindu untuk melakukan evakuasi.
Pada Minggu pagi (17/11) sekitar pukul 08.35 WITA, tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi korban.
“Korban ditemukan dalam kondisi sangat lemah dan mengalami sesak napas. Kami memberikan penanganan awal dengan memasang oksigen portable sebelum membawanya turun,” ujar Arifuddin, Koordinator Lapangan.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Nokilalaki untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Operasi ini melibatkan beberapa unsur, termasuk tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, aparat desa, dan tim Lore Lindu.
“Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama seluruh pihak,” tambah Arifuddin.
Keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya kesiapsiagaan tim SAR dalam menangani situasi darurat di kawasan pegunungan.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.