,.id – Gubernur , Anwar Hafid, mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan dan penanaman modal sebagai upaya meningkatkan daya saing di wilayahnya.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi virtual dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Rifani serta seluruh Kepala Dinas PTSP kabupaten dan kota se- pada Jumat (9/5/2025).

Anwar menekankan bahwa memiliki potensi besar sebagai tujuan , terutama di sektor industri pengolahan seperti nikel. Namun, untuk mempertahankan momentum ini, diperlukan terobosan dalam pelayanan publik.

Ia mengapresiasi capaian investasi yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, namun menegaskan pentingnya inovasi untuk menjaga kepercayaan investor.

“Kecepatan dan kenyamanan dalam pelayanan adalah kunci utama. Investor bukan hanya butuh regulasi yang jelas, tapi juga proses yang efisien. Kita harus belajar dari negara maju seperti Turki, di mana pengurusan izin bisa dilakukan sepenuhnya secara online,” ujar Anwar, mengingat pengalamannya sebagai Bupati Morowali yang melihat langsung dampak positif perizinan.

Gubernur juga menyoroti pentingnya sinergi antarlevel pemerintahan.

Ia meminta setiap izin yang dikeluarkan oleh provinsi dikomunikasikan ke kabupaten/kota terkait untuk menghindari miskomunikasi dan memperkuat integrasi pelayanan.

Menutup arahannya, Anwar mengingatkan tentang pentingnya keamanan sistem untuk mencegah pemalsuan dokumen yang dapat merusak reputasi daerah sebagai tujuan investasi.

Ia berjanji akan turun langsung ke kabupaten untuk memperkuat koordinasi dengan seluruh kepala dinas, memastikan pelayanan publik tetap fokus pada kepentingan masyarakat.