.id – Satuan Reserse Kriminal() Polresta akhirnya berhasil meringkus dua pemuda spesialis pencurian Handphone( Hp) di wilayah .

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan intrograsi anggota Satreskrim , diketahui kedua pelaku telah melancarkan aksinya di 66 titik diwilayah, dan lenih banyak beraksi di wilayah Palu Barat dan sekitarnya.

Kedua pelaku yang kini dalam proses pemeriksaan lanjut ,berinisial MR(21) warga Jalan.Sungai Gumbasa dan RS (19) warga Jalan.Malino.

Kasat Reskrim AKP Ferdinand E Numbery mengungkapkan, awalnya pada Sabtu 24 Juni 2023 tim Jatanras Tadulako menerima laporan adanya aksi pencurian dan kekerasan( ) di Jalan.Tamako, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat.Sehubung dengan adanya laporan tersebut tim Jatanras langsung melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, pada Selasa(4/7/2023) sekitar pukul 00.30 WITA,tim mendapatkan informasi yang mana diduga kedua pelaku MR dan RS berada di sebuah rumah Jalan.Sungai Malino Kecamatan,Palu Barat. Sehingga tim Jatanras menuju tempat yang dimaksud dan mendapatkan kedua pelaku kemudian langsung di mengmankan ke .

” Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti berupa satu unit Hanphone Oppo A77s Warna Kuning dan tas perempuan,” sebutkannya.

Selanjutnya, kata Ferdinand anggota melakukan introgasi terhadap kedua pelaku dan tim Resmob membawa pelaku untuk menujukan tempat kejadian perkara(TKP).Namun, pada saat menujukan TKP pelaku melakukan perlawanan dan ingin merebut senjata api milik anggota, tetapi gagal.

” Bukan hanya itu saja,karena  ingin melarikan diri keduanya akhirnya dihadiahi timah panas, oleh tim Resmob, yang mana sebelumnya sudah diberikan tembakan peringatan namun keduanya tidak mengindahkan, sehingga pelaku MR ditembak mengenai kaki kiri dan kanan sementara pelaku RS terkena di kaki kanan, ” tegas Ferdinand, Senin(10/7/2023).

Saat ini, lanjut Ferdinand kedua pelaku masih di tahan di Polresta Palu guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut  dan pengembangan,karena diduga masih ada tersangka lainnya yang diduga merupakan komplotan dari kedua pelaku.

” mereka ini ternyata memiliki komplotan lainnya, yang kini masih buron serta terus di dalami peranan dan keterlibatannya, ” tambahkannya.