PALU, TRUE STORY – Komisi IV DPRD Sulteng menunda rapat dengar pendapat (RDP) membahas kecelakaan kerja dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan sejumlah pihak terkait Kamis (11/1/2024).
Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulteng, Muharram Nurdin, berharap PT IMIP menghargai undangan dari DPRD dan mengutus beberapa orang yang berkompeten, bukan hanya sekadar dari kantor perwakilannya di Kota Palu.
Sebab dalam RDP itu akan membahas soal pengambilan keputusan maupun teknis kesehatan dan keselamatan kerja atau k3 perusahaan.
“Yang hadir dianggap tidak bisa mewakili atau menjelaskan soal-soal teknis, maka diusulkan agar dibentuk sebuah panitia khusus yang nantinya membahas terkait itu,” jelasnya.
RDP yang merupakan tindaklanjut dari peristiwa kecelakaan kerja di perusahaan nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di Kabupaten Morowali itu ditunda karena perusahaan induk tempat beroperasinya PT ITSS hanya mengutus perwakilan yang dinilai tidak berkompeten.
“PT IMIP mengutus perwakilan yang tifak berkompoten untuk menjelaskan kejadian dan hal-hal teknis lainnya yang dibutuhkan oleh pihak komisi IV,” tegasnya.
“Dari informasi yang disampaikan, di PT IMIP saat ini sedang ada Duta Besar dari Cina sehingga pihak-pihak yang berkompeten tidak menghadiri undangan RDP dari DPRD,” tambahnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.