Palu,truestory.id – Wakil II Ketua DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menggelar reses triwulanan I di Jalan Kamboja, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kamis (5/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, mulai dari kebutuhan penerangan jalan umum (PJU), perbaikan tambak garam, hingga fasilitas posyandu dan rumah ibadah.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi penerangan jalan yang dinilai belum memadai. Lampu jalan disebut sudah tersedia, namun belum ditunjang dengan keberadaan tiang listrik, sehingga penerangan belum berfungsi optimal.
Kondisi ini dirasakan di beberapa lorong, salah satunya Lorong Blitz yang disebut warga masih sangat gelap dan rawan saat malam hari.
Selain itu, Saiful, warga Talise yang berprofesi sebagai petani garam, menyampaikan kebutuhan perbaikan infrastruktur tambak garam.
Ia menjelaskan bahwa mayoritas warga di wilayah tersebut menggantungkan hidup dari usaha garam, sehingga saluran air di area tambak perlu segera diperbaiki agar produksi tetap berjalan optimal.
“Saluran air di tambak garam sangat dibutuhkan, karena ini berkaitan langsung dengan mata pencaharian warga di sini,” ungkap Saiful.
Aspirasi lain datang dari Hartati, Ketua Posyandu setempat. Ia meminta perhatian terhadap kondisi kursi posyandu yang sudah banyak mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan saat kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Tak hanya itu, warga juga mengusulkan bantuan karpet masjid menjelang bulan suci Ramadhan.
Mereka berharap karpet yang diberikan memiliki ketebalan yang memadai agar dapat menunjang kenyamanan ibadah jamaah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Anugrah Pratama menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi warga sesuai kewenangan yang dimiliki.
Ia menyebut, kebutuhan posyandu dapat segera dibantu melalui anggaran pribadinya.
“Untuk keperluan posyandu, bisa saya bantu langsung. Sedangkan untuk PJU, termasuk di Lorong Simpati, kebutuhan tiang listrik dan drainase tentu akan menjadi catatan dan diajukan,” ujarnya.
Sementara untuk kebutuhan masjid, Anugrah memastikan bantuan dapat segera diberikan setelah proposal disampaikan, sehingga bisa dimanfaatkan tepat waktu saat Ramadhan.
Reses tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus upaya menyerap langsung kebutuhan warga di tingkat kelurahan.